Ingin Menggunakan Flexible Packaging? Coba Perhatikan Langkah Ini Dulu

Ingin Menggunakan Flexible Packaging? Coba Perhatikan Langkah Ini Dulu

Dalam dunia bisnis yang semakin kompetitif, kemasan bukan lagi sekadar pelindung produk. Kemasan telah menjadi identitas merek, alat komunikasi, sekaligus faktor penentu keputusan beli konsumen. Salah satu jenis kemasan yang banyak digunakan oleh pelaku usaha saat ini adalah flexible packaging

Jenis kemasan ini dikenal praktis, ringan, dan dapat disesuaikan dengan berbagai kebutuhan produk. Meski terlihat sederhana, pemilihan flexible packaging tidak boleh dilakukan secara asal. Ada beberapa langkah penting yang perlu Anda perhatikan agar tidak salah pilih dan justru merugikan bisnis. 

1. Pahami Karakteristik Produk Secara Menyeluruh 

Langkah pertama yang wajib dilakukan adalah mengenali karakter produk Anda. Apakah produk berbentuk padat, bubuk, cair, atau berminyak? Apakah produk sensitif terhadap udara, cahaya, atau kelembapan? Flexible packaging tersedia dalam berbagai jenis material seperti plastik multilayer, aluminium foil, hingga kombinasi bahan dengan lapisan khusus. 

Setiap material memiliki fungsi dan daya lindung yang berbeda sehingga pemahaman karakter produk menjadi kunci utama dalam menentukan kemasan yang tepat. 

2. Tentukan Kebutuhan Perlindungan Produk 

Anda perlu menentukan seberapa besar tingkat perlindungan yang dibutuhkan produk. Produk makanan, misalnya, memerlukan kemasan dengan daya tahan tinggi terhadap oksigen dan uap air agar kualitas dan masa simpan tetap terjaga. 

Jika produk mudah rusak atau berubah kualitas, pilih flexible packaging dengan barrier tinggi. Sebaliknya, untuk produk non-pangan, kebutuhan perlindungan bisa disesuaikan agar lebih efisien. 

3. Sesuaikan dengan Sistem dan Proses Produksi 

Tidak semua jenis flexible packaging cocok dengan semua metode pengemasan. Anda perlu memastikan bahwa kemasan yang dipilih sesuai dengan mesin dan alur produksi yang digunakan. Kesalahan dalam tahap ini dapat menyebabkan hambatan produksi, kerusakan kemasan, bahkan pemborosan biaya operasional. 

4. Perhatikan Keamanan dan Kepatuhan Regulasi 

Untuk produk makanan dan minuman, keamanan kemasan adalah hal yang tidak bisa ditawar. Pastikan flexible packaging yang digunakan berbahan food grade dan memenuhi standar keamanan yang berlaku. Kemasan yang aman tidak hanya melindungi konsumen, tetapi juga meningkatkan kepercayaan terhadap merek Anda. 

5. Pertimbangkan Desain dan Daya Tarik Visual 

Selain fungsi perlindungan, flexible packaging juga berperan sebagai media promosi. Desain, warna, dan informasi yang tercetak pada kemasan dapat memengaruhi persepsi konsumen. Anda sebaiknya memilih desain yang menarik, informatif, dan sesuai dengan identitas merek agar produk lebih mudah dikenali di pasaran. 

Penggunaan flexible packaging yang tepat dapat memberikan banyak keuntungan bagi bisnis. Dengan memperhatikan langkah-langkah di atas, Anda dapat memastikan kemasan yang dipilih benar-benar sesuai dengan kebutuhan produk, efisien secara biaya, dan mampu meningkatkan daya saing di pasar. 

Apabila Anda ingin konsultasi lebih lanjut mengenai pemilihan jenis flexible packaging yang sesuai dengan produk, Anda bisa menghubungi Simpatik Indonesia. Pabrik kemasan Surabaya ini siap membantu Anda menentukan jenis kemasan yang terbaik dan cocok dengan produk bisnis. 

Yuk, hubungi Simpatik Indonesia dan miliki kemasan produk berkualitas untuk bisnis Anda sekarang juga! 

Brand: Simpatik Indonesia
Alamat: Simo Jawar No 3-5, Surabaya
No. WhatsApp/Telp: 08113027373 / 0317482828
Website: https://simpatikindonesia.com/
Email: [email protected]

Posting Komentar untuk "Ingin Menggunakan Flexible Packaging? Coba Perhatikan Langkah Ini Dulu"